Kantung Mata dan Dark Circle, Ternyata Keduanya Berbeda

Kantung Mata dan Dark Circle, Ternyata Keduanya Berbeda

Kantung mata dan dark circle ternyata memiliki perbedaan. Banyak yang salah mengira antara kantung mata dengan dark circle, padahal keduanya berbeda satu sama lain.

Kedua permasalahan tersebut memang terjadi di sekitar area mata, tetapi keduanya memiliki perbedaan. Mulai dari apa saja yang menyebabkan keduanya muncul sampai penanganannya yang berbeda satu sama lain. Yuk kita bahas secara lengkap melalui artikel di bawah ini!

Mengenal Kantung Mata dan Dark Circle

Dark circle biasanya penyebab major-nya bukanlah dari alat kecantikan tertentu, tetapi disebabkan karena genetik, hiperpigmentasi, dan usia., serta terjadi karena mengalami stres. Umumnya dark circle ini akan tampak lebih jelas saat  memiliki permukaan kulit di sekitar area mata tipis dan juga lembut sebab tidak memiliki kelenjar minyak.

Lalu bagaimana dengan kantung mata? Kantung mata biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya faktor usia. Faktor lainnya karena kurang istirahat; hiperpigmentasi atau peradangan, meningkatnya melanin  di area kulit sekitar mata (misal, disebabkan paparan sinar matahari yang berlebihan); mengalami stres; dan menumpuknya cairan sekitar mata biasanya disebabkan karena konsumsi garam yang berlebihan dan perubahan hormon.

Perbedaan Kantung Mata dan Dark Circle

Kantung mata vs dark circle, apa yang membedakan keduanya? Apakah hanya faktor penyebabnya saja? Bagaimana dengan penanganannya?

Dark Circle

Keduanya memang hampir sama, tetapi keduanya memiliki perbedaan. Dark circle memang disebabkan oleh banyak faktor, tetapi penyebab terbesarnya adalah genetik atau faktor keturunan. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh warna kulit dan bentuk anatomi wajah yang memengaruhi penampakan dark circle. Semisal dark circle yang cenderung berwarna keunguan atau kebiruan, maka itu disebabkan oleh minimnya ketebalan kulit. Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah terlihat sangat jelas. Biasanya terjadi karena memiliki kulit yang pucat, kekurangan lemak subkutan pada area mata, dan semakin buruk pada orang yang kurang beristirahat atau tidur.

Kantung mata

Kantung mata disebabkan oleh kombinasi herniasi lemak pada jaringan kulit yang normal. Secara umum, kantung mata muncul ketika masuk dalam fase penuaan atau sekitar usia 35 tahun, tetapi juga bisa disebabkan karena faktor keturunan.

Treatment Untuk Mengatasi Dark Circle

Bagaimana cara mengatasinya? Dark circle bisa diatasi dengan melakukan perawatan retinoid topical yang bisa menguranginya. Perawatan ini bisa membuat lapisan kulit menjadi lebih tebal dan memperbaiki regenerasi sel.

Pilihlah serum atau eye cream yang mengandung peptide dan hyaluronic acid, serta ceramide sehingga dapat meningkatkan hidrasi dan menstimulasi serta proses produksi kolagen. Bisa juga menambah formula antioksidan (vitamin A, C, dan E) yang bisa membuat kulit lebih cerah. Selain menggunakan krim mata, sebaiknya menjaga waktu istirahat supaya tidak kurang agar tidak memperburuk kondisi.

Tindakan Untuk Mengatasi Kantung Mata

Bagaimana cara mengatasi kantung mata? Kalau dark circle bisa diatasi dengan penggunaan krim mata atau produk perawatan kulit tertentu, kantung mata tidak bisa. Karena itu, untuk menghindari kantung mata pada usia di atas 35 tahun, kamu bisa mulai melakukan perawatan area mata ketika memasuki usia 25 tahun. Misalnya injeksi filler dimana dapat mengembalikan keelastisitasan kulit yang mulai mengalami kekenduran. Beberapa perawatan yang bisa mengatasi kantung mata antara lain filler, chemical peeling, laser resurfacing, atau bisa juga dengan tindakan blepharoplasty (operasi kelopak mata).

Baca juga: Lower Blepharoplasty: Atasi Masalah Kelopak Mata

Atasi kantung mata dan dark circle dengan menjalani beberapa perawatan di D’elegance Clinic. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter yang berpengalaman di D’elegance Clinic. Mau konsultasi? Klik link ini sekarang!

Artikel ini sudah di review:
dr. Hendri Andreas Sp.BP-RE

WA Delegance Clinic