Ptosis: Turunnya Kelopak Mata Bagian Atas - D'elegance Clinic

Ptosis: Turunnya Kelopak Mata Bagian Atas

Ptosis Turunnya Kelopak Mata Bagian Atas

Ptosis: Turunnya Kelopak Mata Bagian Atas. Usia membuat turunnya kelopak mata bagian atas. Kondisi ini membuat rasa percaya diri menurun. Belum lagi bila kondisi ini berdampak pada penglihatan yang sungguh sangat mengganggu.

Turunnya kelopak mata disebut sebagai ptosis atau blepharoptosis, dimana terjadi karena usia. Kelopak mata bagian bawah biasanya akan mulai turun akibat mengendalikan kelopak mata. Namun, kondisi kamu dianggap cukup prihatin apabila kelopak bagian atas yang turun sehingga penglihatan akan terganggu. Hilangnya penglihatan ini tergantung banyaknya kelopak mata yang menutupi pupil, dimana bisa dihilangkan secara alami atau melalui prosedur tertentu.

Ptosis dapat terjadi pada pasien berusia berapa pun, mulai dari anak-anak sampai dengan orang dewasa. Kondisi ini mampu ditangani dengan mengurangi faktor risiko yang mungkin saja menjadi pemicu. Untuk itu, perlu konsultasi dengan dokter ahli.

Gejala Turunnya Kelopak Mata Bagian Atas atau Ptosis

Gejala utama yang muncul ialah kedua kelopak mata atau salah satunya mengendur. Ada pula dari beberapa kasus, ptosis memengaruhi penglihatan. Namun, ada beberapa orang yang tidak merasa kelopak matanya mengendur atau merasa baik-baik saja.

Gejala lainnya, mata mengalami rasa yang sangat kering atau berair, serta wajah yang terlihat lelah yang disebabkan oleh rasa nyeri. Tidak hanya itu, pasien kadang kala juga ada yang sampai menengadahkan kepala ketika berbicara. Dan ada beberapa gejala lainnya yang tidak dituliskan di atas, karena itu kamu perlu melalukan konsultasi secara langsung dengan dokter.

Penyebab

  1. Secara Alami
    Ptosis memang bisa terjadi pada siapa pun, tetapi kondisi ini umumnya terjadi pada lansia dimana disebabkan oleh usia. Seiring bertambahnya usia, tendon yang menempel pada otot levator dimana fungsinya untuk mengangkat kelopak mata tersebut meregang, sehingga menyebabkan turunnya kelopak mata.
    Bisa terjadi pada bayi, walaupun terbilang kasusnya cukup langka. Penyebab bawaan memang tidak diketahui secara jelas, tetapi kondisi ini disebabkan oleh otot levator yang tidak berkembang secara sempurna, sehingga kemampuan membuka mata terpengaruh.
  2. Akibat Kondisi Medis
    Ptosis bisa menjadi pertanda kondisi medis tertentu. Terlebih lagi, apabila kedua kelopak mata yang terpengaruh. Turunnya salah satu kelopak mata bisa saja disebabkan oleh cedera pada saraf atau yang dikenal dengan sebutan bintitan sementara.
    Ada beberapa kasus seperti stroke, tumor otak, serta kanker pada saraf atau otot juga merupakan penyebab terjadinya kondisi ptosis. Kelainan neurologis juga bisa menjadi penyebab ptosis, karena kelainan ini mempengaruhi saraf (otot mata) seperti myasthenia gravis.

Beberapa penyebab penyakit ptosis :

  1. Sindrom horner;
  2. Kelopak mata yang mengalami pembengkakan, seperti timbilan atau bintitan;
  3. Diabetes;
  4. Tumor di area mata atau pada bagian belakangnya.

Apa Yang Harus Kamu Lakukan Bila Mengalami Kondisi Ptosis ?

Apabila kamu mengalami kondisi ptosis atau turunnya kelopak mata bagian atas, kamu perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Konsultasi ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya kondisi tersebut, apakah memang bawaan sejak lahir, dan apakah mengganggu penglihatan? Bila dianggap mengganggu penglihatan dan mengatasi dalam jangka waktu sementara, kamu bisa mengatasinya dengan memakai kacamata. Namun, apabila dianggap tidak mengganggu penglihatan, tetapi apabila kamu melalukan untuk keperluan estetika, dokter akan menyarankan melakukan operasi ptosis. Dan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan, kamu perlu menemui dokter yang profesional dan berpengalaman, serta penggunaan alat medis yang termasuk dalam kategori canggih. Konsultasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi D Elegance Clinic yang berada di daerah Tebet, Jakarta.