Diet Rendah Karbohidrat : Manfaat, Cara Melakukan dan Resikonya - D'elegance Clinic

Diet Rendah Karbohidrat : Manfaat, Cara Melakukan Dan Resikonya

Diet Rendah Karbohidrat Manfaat, Cara Melakukan dan Resikonya

Apa itu diet rendah karbohidrat, apa manfaatnya dan bagaimana cara melakukannya? Yuk, kita bahas disini.

Apa itu diet karbohidrat? Apakah tidak makan karbohidrat sama sekali? Diet karbohidrat adalah diet yang dilakukan dengan tetap mengkonsumsi karbohidrat namun dengan porsi yang sedikit atau bisa disebut diet rendah karbohidrat.

Kenapa harus karbohidrat? Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh. Didalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa. Dan glukosa tersebut nantinya akan diedarkan ke seluruh tubuh bersama aliran darah untuk sumber energi tentunya. Apabila ada kelebihan glukosa maka sisa glukosa akan disimpan di dalam hati, otot, atau yang sel lain yang bisa diubah menjadi lemak. Dengan mengurangi kadar asupan karbohidrat tentunya akan mengurangi penumpukan glukosa yang tidak terpakai tersebut dan tubuh juga akan lebih banyak membakar lemak sebagai sumber energi.

Manfaat Diet Rendah Karbohidrat

Banyak sekali manfaat yang akan diberikan jika kita melakukan diet rendah karbohidrat selain untuk menurunkan berat badan tentunya. Manfaat diet ini antara lain:

Cara Melakukan Diet Rendah Karbohidrat

Normalnya, asupan karbohidrat perhari adalah 900-1300 (225-325 gram) atau lebih dari setengah total asupan kalori (2000 kalori per hari). Sedangkan untuk diet rendah karbohidrat, asupan yang masuk disarankan 60-130 gram atau 240-520 aklori.

Lalu bagaimana kita menghitung jumlah kalori di dalam makanan? Untuk makanan dalam kemasan, Anda bisa melihat di bagian belakang kemasan. Untuk makanan olahan, kita bisa cari informasi kandungan karbohidrat yang ada dalam bahan makanan yang akan kita olah atau makan lalu menghitungnya sesuai dengan porsinya. Berikut adalah beberapa bahan makanan yang bisa kita konsumsi untuk mendapatkan asupan karbohidrat 15 gram, Anda bisa mengkonsumsi pisang ukuran sedang, sepotong roti tawar, 1/3 mangkok pasta masak, ¾ mangkok cereal, secangkir susu non-fat/susu kedelai, 1/4 kentang goreng, 1 sendok teh gula dan masih banyak lagi.

Selain pembatasan karbohidrat yang masuk, tentunya bahan-bahan makanan berpengaruh terhadap hasil dari diet rendah karbohidrat. Dan bahan makanan yang dianjurkan adalah karbohidrat yang berasal dari buah, sayur, kacang-kacangan dan susu rendah lemak. Bahan-bahan makanan tersebut akan membuat diet kita lebih optimal. Sedangkan karbohidrat dari roti dan nasi kalau bisa dihindari.

Selain mengontrol asupan karbohidrat, asupan protein dan lemak juga sangat penting karena beberapa studi menunjukan bahwa banyaknya asupan protein dan lemak yang masuk membuat diet lebih optimal. Kita bisa mendapatkan asupan protein dan lemak dari ayam, daging, ikan dan sayur-sayuran.

Efek Samping

Selalu awasi gejala dan juga hitung berapa asupan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh. Dan hindari penurunan asupan karbohidrat secara drastis karena asupan karbohidrat kurang dari 20 gram per hari akan menimbulkan beberapa efek samping berupa sakit kepala, lemas, bau napas tidak sedap, sulit buang air besar, atau bahkan diare. Demikian penjelasan tentang diet rendah karbohidrat. Untuk konsultasi seputar diet, bisa langsung kunjungi D Elegance Clinic. Klinik kecantikan di tebet yang memiliki dokter berpengalaman lebih dari 10 tahun dan merupakan lulusan Universitas terbaik di Indonesia, yaitu UI dan UNAIR.