Tummy Tuck Jakarta | Aman, Berkualitas dan Terbaik

Tummy Tuck Jakarta: Benarkah Menjadi Cara Mengencangkan Perut?

Tummy Tuck Jakarta Benarkah Menjadi Cara Mengencangkan Perut

Tummy tuck Jakarta menjadi salah satu cara mengencangkan perut, benarkah?

Penampilan bentuk perut yang kurang memuaskan membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri. Dengan kondisi yang seperti itu, mereka akan melakukan  berbagai cara untuk meningkatkan rasa percaya dirinya, salah satunya ialah melakukan prosedur tummy tuck. Jadi, hal ini telah menjawab pertanyaan di atas bila tummy tuck merupakan salah satu cara untuk mengencangkan perut.

Tapi, apakah prosedur tummy tuck ini berbahaya? Dan kalau tidak, bagaimana prosedurnya, dan risiko yang kemungkinan akan timbul? Simak penjelasannya di bawah!

Apa itu Tummy Tuck Jakarta?

Dikenal juga dengan sebutan abdominoplasty ini merupakan salah satu prosedur operasi plastik yang dilakukan untuk menghilangkan lapisan lemak dan kulit yang berlebihan pada area perut, dan memperbaiki jaringan ikat di daerah tersebut yang lemah, serta memperbaiki otot. Bisa dikatakan, tujuan utamanya ialah memberikan penampilan dinding perut yang kencang dan rata.

Siapa orang yang membutuhkan tindakan tummy tuck ini? Tidak semua orang masuk dalam kategori untuk melakukan tindakan ini. Ada beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan, diantaranya orang yang memiliki kelebihan pada jaringan kulit dan lemak di area perut, dinding bagian bawah perut yang mengendur, perut yang menggelambir pasca liposuction atau melakukan penurunan berat badan atau karena hamil.

Risiko Melakukan Prosedur Tummy Tuck

Ada tidak sih risiko yang kemungkinan muncul? Dari proses tummy tuck ini memiliki kemungkinan terjadi risiko pasca operasi, antara lain:

  1. Mengalami kegagalan pada saat penyembuhan luka, misalnya luka jahitan yang gagal menyatu
  2. Mengalami infeksi
  3. Mengalami pendarahan
  4. Mengalami neurosis atau matinya jaringan, apalagi jika merokok
  5. Terjadinya penimbunan cairan atau darah pada area rongga perut pasca operasi
  6. Mengalami kesemutan, nyeri, mati rasa pada area kulit
  7. Mengalami perubahan warna kulit, pembengkakan, dan nyeri pada area yang dioperasi
  8. Hasil akhir yang asimetris atau kurang memuaskan sehingga perlu dilakukan operasi ulang

Perlu dicatat, untuk mengatasi atau meminimalisasi beberapa risiko di atas, sebaiknya pilihlah dokter yang memiliki pengalaman. Dokter yang berpengalaman biasanya akan memberikan solusi untuk beberapa kemungkinan risiko yang timbul. Maka dari itu, tidak ada salahnya bila kamu mencari tahu tentang latar belakang dokter yang akan menangani kamu melalui review beberapa pengalaman pasien yang sebelumnya.

Masa Pemulihan Setelah Melakukan Tindakan Bedah Plastik

Pasca tindakan, perut akan dipasangi selang khusus, luka juga akan ditutup dengan perban dalam beberapa hari, tujuannya agar tidak terjadi penimbunan cairan. Untuk mencegah terjadinya pembengkakan, dokter akan memberikan obat pereda nyeri dan antibiotik.

Selama masa pemulihan, pasien disarankan untuk melakukan beberapa hal antara lain:

  1. Menggunakan abdominal binder yang fungsinya untuk mencegah penimbunan cairan dan menopang dinding perut
  2. Jangan mengonsumsi alkohol dan merokok, kurang lebih selama 6 minggu!
  3. Jangan melakukan aktivitas fisik yang berat (olahraga dan menyetir)!
  4. Minum air putih dan mengonsumsi makanan yang sehat (sayur, buah, protein)
  5. Perhatikan kondisi luka dan jahitan! Segera ke dokter apabila muncul kemerahan, bengkak, atau keluar nanah!

Demikian penjelasan tentang prosedur tummy tuck Jakarta. Untuk konsultasi pra operasi dan tindakan, bisa langsung kunjungi D’Elegance Clinic. Klinik kecantikan di tebet ini memiliki dokter yang berpengalaman lebih dari 10 tahun untuk menangani pasien. Selain itu juga, akan diberikan obat pasca operasi, dan diingatkan jadwal kunjungan selanjutnya.