Blepharoplasty Surgery: Definisi, Kriteria Pasien, Masa Pemulihan dan Komplikasi - D'elegance Clinic

Blepharoplasty Surgery: Definisi, Kriteria Pasien, Masa Pemulihan Dan Komplikasi

Blepharoplasty Surgery Definisi, Kriteria Pasien, Masa Pemulihan dan Komplikasi

Blepharoplasty surgery ialah salah satu prosedur operasi untuk memperindah struktur lipatan atau kelopak mata. Faktanya, pada setiap orang memiliki posisi dan bentuk lipatan yang saling berbeda, ada yang memiliki kelopak mata yang kendur dan ada pula yang kencang. Hal ini juga biasanya disebabkan pula oleh bertambahnya usia, sehingga kulit kelopak mata tampak mengendur.

Faktor ini lah yang membuat orang memutuskan untuk melakukan prosedur operasi kelopak mata. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa itu Blepharoplasty Surgery?

Menjadi salah satu prosedur bedah plastik yang fungsinya untuk memperbaiki struktur, bentuk, dan posisi lipatan atau kelopak mata. Tujuan tindakan ini bisa dilakukan untuk mengatasi masalah gangguan penglihatan, atau tujuan estetika.

Operasi kelopak mata ini dapat mengurangi menumpuknya lemak, mengencangkan kulit di area kelopak mata, dan menghilangkan lapisan kulit yang berlebihan.

Lalu, kriteria pasien seperti apa yang direkomendasikan untuk menjalani operasi kelopak mata?

Sebelum memutuskan untuk menjalani operasi kelopak mata, alangkah lebih baiknya melalukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kecantikan. Dan dokter biasanya akan merekomendasikan operasi kelopak mata pada pasien dengan kondisi sebagai berikut:
1. Mengendurnya kelopak mata bagian bawah dan menurunnya kelopak mata bagian atas. Kondisi ini menyebabkan gangguan refraksi, misalnya mata silinder;
2. Membengkaknya kantung mata sehingga mengganggu penglihatan;
3. Mengalami penyakit mata, misalnya ambliopia atau mata malas;
4. Kelopak mata yang turun karena adanya penumpukan lemak atau kulit di kelopak mata bagian atas;
5. Munculnya penghalang di area penglihatan periferal (ujung) akibat pertumbuhan kulit di area sekitar mata.

Perhatikan Hal ini!

Seperti hal yang sudah dijelaskan di atas, ada kriteria pasien yang direkomendasikan menjalani operasi kelopak mata, karena tidak semua pasien bisa menjalani operasi ini.

Prosedur operasi kelopak mata bisa dilakukan apabila kondisi otot kelopak mata dan sekitar wajah masih cukup kuat. Sebaliknya, apabila otot dalam kondisi yang telah melemah atau bahkan parah, maka operasi kelopak mata tidak bisa dilakukan.

Selain itu, ada beberapa penyakit tertentu yang tidak dianjurkan menjalani operasi kelopak mata, diantaranya penyakit glukoma, ablasi retina, komplikasi diabetes pada mata, tekanan darah tinggi, dan penyakit hipotiroidisme.

Masa Pemulihan

Masa pemulihan operasi kelopak mata biasanya berlangsung selama satu minggu atau bahkan lebih. Dan agar masa pemulihan bisa lebih cepat, lakukan beberapa langkah berikut:

Komplikasi

  1. Kesulitan menutup mata;
  2. Mata terasa kering atau bahkan berair;
  3. Terjadinya pembengkakan pada area kelopak mata bagian bawah;
  4. Kaburnya penglihatan; dan
  5. Kebas pada area kulit (sementara).

Demikian penjelasan tentang blepharoplasty surgery. Untuk konsultasi lebih lanjut, bisa langsung kunjungi D Elegance Clinic. Klinik kecantikan yang memiliki pengalaman menangani pasien blepharoplasty lebih dari 1500 orang, juga ditangani langsung oleh dokter lulusan Universitas terbaik di Indonesia, yaitu Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga.